UJIAN TENGAH SEMESTER PENGANTAR BISNIS
Toko Fotokopi dan ATK Impianku
Siang dan malam hari ku duduk sambil memikirkan usaha apa yang ingin dituangkan dalam tulisanku. Setelah kubuka & mengulas kembali pelajaranku yaitu pengantar bisnis yang diajar oleh dosenku, entah mengapa pikiranku mulai bekerja untuk mengkhayal apakah aku juga bisa memiliki usaha yang berada di desa sebelahku. Setelah kufikirkan aku yakin dengan usaha tersebut bisa membawa banyak manfaat bagi diriku & orang lain, usaha tersebut tidak lain adalah Fotokopi dan ATK yang didalamnya tidak hanya untuk menjual jasa fotokopi dan ATK saja. Tetapi lebih dari itu seperti akan saya tambahkan jasa cetak foto dan jasa ketik untuk menunjang kelengkapan usaha saya agar semakin lengkap.
Alasan saya memilih usaha ini yaitu pastinya ingin mendapat keuntungan, selain itu adalah memudahkan konsumen untuk mencari jasa ini, karena ditempat saya sangat jarang ditemukan usaha yang bergelut di bidang ini. Seperti saya dan teman-teman dulu saat mendaftar SMP, kami harus melengkapi beberapa berkas diantaranya pas foto dan dokumen pelengkap. Disitu kami harus naik kendaraan umum terlebih dahulu, jadi untuk akses ketempat fotokopi dan ATK itu sulit dan lumayan jauh. Karena jarak yang jauh antara satu dengan satu toko fotokopi lainnya, membuat saya ingin bergerak dalam usaha ini, saya perkirakan akan ada banyak konsumen yang tertarik untuk membeli jasa saya, karena di lokasi saya yang sekarang ini banyak sekolah dan perusahaan, tidak mungkin yang namanya organisasi tidak terlepas dari fotokopi & ATK lainnya, jadi bisa memudahkan pelajar, mahasiswa dan pegawai kantor atau masyarakat dalam pekerjaannya. Saya juga sekarang sedang belajar mengedit foto menjadi pas foto yang memudahkan saya untuk tidak perlu lagi jauh-jauh naik kendaraan umum hanya untuk membuat pas foto, hal ini juga yang membuat saya lebih yakin untuk memilih jasa fotokopi dan ATK sebagai usaha saya.
Setelah saya mempunyai gambaran usaha, saya memikirkan apakah usaha saya ini termasuk padat karya atau padat modal, ternyata usaha fotokopi dan ATK ini termasuk dalam padat modal karena usaha ini dibangun dengam modal yang besar dan didukung dengan teknologi yang tinggi juga dan kurang menggunakan tenaga kerja manusia. Di awal usaha, saya akan menggunakan tenaga saya terlebih dahulu untuk mengelola usaha, jadi saya mempunyai 2 peran yaitu sebagai owner dan karyawan. Saya mempunyai modal sebesar Rp. 50.000.000,- kira-kira saya akan menggunakannya sekitar Rp. 30.000.000,- untuk membeli alat seperti mesin fotokopi, komputer, printer, dan ATK sejenisnya. Sisanya saya akan menabung terlebih dahulu untuk keperluan lain seiring usaha yang berjalan, karena jika modal yang saya punya digunakan habis, bagaimana saya bisa mengembangkan usaha saya selanjutnya. Sisa uang tersebut nantinya bisa saya gunakan untuk membayar gaji karyawan, jika dikira usaha saya semakin lancar dan saya tidak bisa menanganinya sendiri.
Setelah itu saya memikirkan kembali, apabila dihadapkan pilihan dekat dengan jalur transportasi atau dekat dengan sumber daya bahan baku, saya akan memilih lebih ke pilihat dekat dengan jalur transportasi. Alasan saya yang pertama karena usaha saya ini membutuhkan alat dan bahan ATK yang lumayan banyak, jadi tidak mungkin jika setiap stok yang saya punya habis atau saat ada jenis ATK yang terbaru, saya harus pergi belanja ketempat ATK dan apalagi jika tempatnya lumayan jauh itu akan membuang waktu saya. Kalau saya hanya sibuk mengurusi hal tersebut itu tidak akan baik terhadap usaha saya. Maka dari itu saya memilih dekat dengan jalur transportasi, di zaman sekarang yang semuanya sudah serba online, paket yang bisa dipesan dan diantar kapanpun dan dimanapun memudahkan saya sebagai owner, saya bisa memesan barang apa yang saya mau kepada supplier dan itu memudahkan supplier untuk bisa sampai ketempat saya karena jalur transportasi yang mudah diakses. Para konsumen juga jadi mudah untuk mengakses usaha saya karena dekat dengan jalan, jadi mudah ditemukan daripada usaha sejenis yang harus masuk ke gang sempit terlebih dahulu. Saya juga akan memasukkan lokasi usaha saya ke dalam map, jadi semakin mudah ditemukan apalagi didukung dengan jalur yang dekat dengan transportasi.
Lalu bagaimana saya bisa mendistribusikan jasa kepada konsumen, dari berbagai macam jalur distribusi saya memilih untuk distribusi langsung yaitu dari produsen ke konsumen. Karena apa, usaha saya ini merupakan usaha yang dibangun perorangan yaitu saya sendiri jadi jika saya memakai penyalur atau sejenis distributor lainnya saya akan kesulitan dalam masalah biaya atau bisa jadi saya akan rugi, lalu lokasi saya yang mudah juga ditemukan membuat saya tidak perlu lagi repot-repot menawarkan jasa, dan saya lihat toko fotokopi & ATK lainnya juga menggunakan distribusi langsung yaitu jasa dari produsen ke konsumennya langsung, jadi konsumen datang ke lokasi usaha yaitu toko fotokopi & ATK kita dan disitulah terjadi transaksi. Namun saya memikirkan kembali, apabila saya membangun usaha disaat keadaan sedang tidak normal seperti yang sekarang yaitu adanya COVID-19 atau ada hal lain, saya memutuskan untuk mengantar jasa dari saya (produsen) diberikan kepada kurir untuk mengantarkan pada konsumen atau pemakai jasa, dikarenakan kita tidak tahu apakah ada hal yang bisa membuat orang tidak bisa keluar rumah padahal orang tersebut sedang membutuhkan jasa. Sekarang juga keadaan sudah menuntut harus sudah menggunakan teknologi dalam berbisnis. Jadi saya akan menyediakan jasa saya juga secara online, saya masukkan dalam aplikasi seperti Shopee, Blibli dan sejenis lainnya. Kalau saya lihat sekarang juga banyak pelajar atau mahasiswa yang membutuhkan jasa ketik untuk memenuhi tugasnya, ini bisa saya manfaatkan dan saya akan terbuka bebas kepada konsumen apakah jasa saya ingin didistribusikan secara langsung atau online.
Terpikir kembali apakah saya perlu melakukan promosi agar semakin banyak orang yang mengenal dan memakai jasa saya, saya memutuskan Ya dan dari 4 metode promosi itu saya memilih metode promosi Penjualan Perorangan, karena ada beberapa pertimbangan yang saya pikirkan. Dengan metode ini jika saya benar-benar bisa memberikan kepuasan dalam pemberian jasa saya pada konsumen, itu akan secara otomasis mempengaruhi konsumen yang satu untuk mengajak konsumen yang lain terpancing untuk memakai jasa saya. Karena tidak bisa dipungkiri manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari manusia lainnya, yang terus berfikir dan apabila ia suka akan memberitahu kepada yang lainnya seperti keluarga bahkan tetangga. Dengan cara ini, konsumen yang satu bisa mendatangkan banyak konsumen lainnya untuk memakai jasa fotokopi & ATK saya. Tentunya metode yang akan saya lakukan ini harus memperhatikan beberapa hal antaranya mengenali target pasar, setiap individu pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya, maka dari itu saya akan benar-benar fokus untuk bisa memahami karakteristik orang tersebut dan tentunya akan berakibat dalam cara pelayanannya yang berbeda juga. Kedua yaitu menjawab berbagai macam pertanyaan, saya akan mempersiapkan kira-kira jawaban apa yang akan ditanyakan oleh konsumen terkait usaha saya ini. Ketiga yaitu menindak lanjuti penjualan, setelah konsumen menggunakan jasa yang saya berikan, saya akan bertanya baik secara langsung atau bisa juga menggunakan sosial media, nanti akan saya buat website dan diberikan link evaluasi agar saya bisa tahu bagaimana penilaian para konsumen terhadap jasa saya.
Setelah saya selesai berkhayal tentang perencanan usaha, saya memikirkan kembali apakah untuk 5 tahun ke depan dimulai saat usaha saya berdiri akan mengalami penurunan jasa. Logika saya mengatakan Ya, karena yang namanya usaha akan seperti roda kehidupan yang selalu berputar pasti akan ada saatnya mengalami penurunan, lalu inovasi apa yang akan saya lakukan agar usaha saya tidak menurun, stabil saja lebih dari cukup bagi saya. Otak memaksa saya untuk berpikir lebih dalam lagi, kira-kira apa yang membuat usaha saya lebih berkembang lagi, saya putuskan untuk menambahkan warnet dalam usaha saya karena semakin kedepan nanti semakin memerlukan teknologi dan masih banyak pelajar yang saya lihat belum mempunyai laptop/komputer, walaupun mereka bisa menyerahkan tugasnya pada saya karena ada jasa ketik, tetapi mungkin mereka lebih percaya kalau mengerjakannya sendiri. Akan ada juga diskon yang saya berikan di setiap hari jumatnya dengan minimal belanja berapa rupiah nanti ditentukan, itu akan membuat orang tertarik mengunjungi toko saya. Lalu akan saya tambahkan juga WIFI/ internet gratis untuk orang yang mengunjungi toko saya sebagai penunjang, nanti akan saya buatkan tempat berkumpul atau istilahnya tongkrongan di depan toko, juga warung kecil-kecilan seperti minuman semacam es, teh, kopi dan makanan semacam mie, gorengan dan jajanan. Saya yakin dengan itu semua membuat usaha saya bangkit kembali dari keterpurukan.
Dibawah ini saya jelaskan dan gambarkan denah dari Toko Fotokopi & ATK yang saya gunakan untuk bisnis
Jadi untuk didepan toko saya sediakan fasilitas berupa parkiran dan warung kecil beserta tempat tongkrongan agar konsumen lebih tertarik. Lalu didalam toko ada berbagai tempat/kebutuhan yang terpisah antara lain tempat Fotokopi & ATK, tempat cetak foto, Warnet, dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti mushola dan WC. Disetiap tempatnya akan ada fasilitas yang berbeda-beda dan tentunya menarik untuk dilihat. Seperti pada tempat fotokopi & ATK, akan terpenuhi berbagai macam jenis ATK dan juga disitulah tempat untuk memfotokopi, tidak lupa disiapkan tempat tunggu. Pada tempat cetak foto dan jasa ketik akan saya lengkapi peralatan yang mendukung seperti komputer, printer dan tempat tunggu. Di warnet akan diberi peralatan yang biasanya memang diperlukan dan untuk tempatnya saya tidak memakai kursi, jadi saya sediakan karpet untuk duduk. Mushola dan WC itu sebagai fasilitas tambahan yang saya berikan karena yang saya lihat masih banyak tempat usaha yang belum menyediakan.
Malam sudah larut dan perlu beristirahat untuk kegiatan besok kembali. Sekian perencanaan dari usaha saya yaitu Toko Fotokopi dan ATK dengan versi saya sendiri, saya harapkan khayalan ini bisa terwujud karena saya sangat suka dengan usaha yang berkaitan dengan fotokopi & ATK ini.
Terimakasih juga saya ucapkan kepada Pak Dedi & Bu Dania selaku dosen yang telah mengajarkan saya tentang bisnis, membuat saya lebih paham apa yang harus dilakukan dalam berbisnis. Sekian dan terimakasih.
Siang dan malam hari ku duduk sambil memikirkan usaha apa yang ingin dituangkan dalam tulisanku. Setelah kubuka & mengulas kembali pelajaranku yaitu pengantar bisnis yang diajar oleh dosenku, entah mengapa pikiranku mulai bekerja untuk mengkhayal apakah aku juga bisa memiliki usaha yang berada di desa sebelahku. Setelah kufikirkan aku yakin dengan usaha tersebut bisa membawa banyak manfaat bagi diriku & orang lain, usaha tersebut tidak lain adalah Fotokopi dan ATK yang didalamnya tidak hanya untuk menjual jasa fotokopi dan ATK saja. Tetapi lebih dari itu seperti akan saya tambahkan jasa cetak foto dan jasa ketik untuk menunjang kelengkapan usaha saya agar semakin lengkap.
Alasan saya memilih usaha ini yaitu pastinya ingin mendapat keuntungan, selain itu adalah memudahkan konsumen untuk mencari jasa ini, karena ditempat saya sangat jarang ditemukan usaha yang bergelut di bidang ini. Seperti saya dan teman-teman dulu saat mendaftar SMP, kami harus melengkapi beberapa berkas diantaranya pas foto dan dokumen pelengkap. Disitu kami harus naik kendaraan umum terlebih dahulu, jadi untuk akses ketempat fotokopi dan ATK itu sulit dan lumayan jauh. Karena jarak yang jauh antara satu dengan satu toko fotokopi lainnya, membuat saya ingin bergerak dalam usaha ini, saya perkirakan akan ada banyak konsumen yang tertarik untuk membeli jasa saya, karena di lokasi saya yang sekarang ini banyak sekolah dan perusahaan, tidak mungkin yang namanya organisasi tidak terlepas dari fotokopi & ATK lainnya, jadi bisa memudahkan pelajar, mahasiswa dan pegawai kantor atau masyarakat dalam pekerjaannya. Saya juga sekarang sedang belajar mengedit foto menjadi pas foto yang memudahkan saya untuk tidak perlu lagi jauh-jauh naik kendaraan umum hanya untuk membuat pas foto, hal ini juga yang membuat saya lebih yakin untuk memilih jasa fotokopi dan ATK sebagai usaha saya.
Setelah saya mempunyai gambaran usaha, saya memikirkan apakah usaha saya ini termasuk padat karya atau padat modal, ternyata usaha fotokopi dan ATK ini termasuk dalam padat modal karena usaha ini dibangun dengam modal yang besar dan didukung dengan teknologi yang tinggi juga dan kurang menggunakan tenaga kerja manusia. Di awal usaha, saya akan menggunakan tenaga saya terlebih dahulu untuk mengelola usaha, jadi saya mempunyai 2 peran yaitu sebagai owner dan karyawan. Saya mempunyai modal sebesar Rp. 50.000.000,- kira-kira saya akan menggunakannya sekitar Rp. 30.000.000,- untuk membeli alat seperti mesin fotokopi, komputer, printer, dan ATK sejenisnya. Sisanya saya akan menabung terlebih dahulu untuk keperluan lain seiring usaha yang berjalan, karena jika modal yang saya punya digunakan habis, bagaimana saya bisa mengembangkan usaha saya selanjutnya. Sisa uang tersebut nantinya bisa saya gunakan untuk membayar gaji karyawan, jika dikira usaha saya semakin lancar dan saya tidak bisa menanganinya sendiri.
Setelah itu saya memikirkan kembali, apabila dihadapkan pilihan dekat dengan jalur transportasi atau dekat dengan sumber daya bahan baku, saya akan memilih lebih ke pilihat dekat dengan jalur transportasi. Alasan saya yang pertama karena usaha saya ini membutuhkan alat dan bahan ATK yang lumayan banyak, jadi tidak mungkin jika setiap stok yang saya punya habis atau saat ada jenis ATK yang terbaru, saya harus pergi belanja ketempat ATK dan apalagi jika tempatnya lumayan jauh itu akan membuang waktu saya. Kalau saya hanya sibuk mengurusi hal tersebut itu tidak akan baik terhadap usaha saya. Maka dari itu saya memilih dekat dengan jalur transportasi, di zaman sekarang yang semuanya sudah serba online, paket yang bisa dipesan dan diantar kapanpun dan dimanapun memudahkan saya sebagai owner, saya bisa memesan barang apa yang saya mau kepada supplier dan itu memudahkan supplier untuk bisa sampai ketempat saya karena jalur transportasi yang mudah diakses. Para konsumen juga jadi mudah untuk mengakses usaha saya karena dekat dengan jalan, jadi mudah ditemukan daripada usaha sejenis yang harus masuk ke gang sempit terlebih dahulu. Saya juga akan memasukkan lokasi usaha saya ke dalam map, jadi semakin mudah ditemukan apalagi didukung dengan jalur yang dekat dengan transportasi.
Lalu bagaimana saya bisa mendistribusikan jasa kepada konsumen, dari berbagai macam jalur distribusi saya memilih untuk distribusi langsung yaitu dari produsen ke konsumen. Karena apa, usaha saya ini merupakan usaha yang dibangun perorangan yaitu saya sendiri jadi jika saya memakai penyalur atau sejenis distributor lainnya saya akan kesulitan dalam masalah biaya atau bisa jadi saya akan rugi, lalu lokasi saya yang mudah juga ditemukan membuat saya tidak perlu lagi repot-repot menawarkan jasa, dan saya lihat toko fotokopi & ATK lainnya juga menggunakan distribusi langsung yaitu jasa dari produsen ke konsumennya langsung, jadi konsumen datang ke lokasi usaha yaitu toko fotokopi & ATK kita dan disitulah terjadi transaksi. Namun saya memikirkan kembali, apabila saya membangun usaha disaat keadaan sedang tidak normal seperti yang sekarang yaitu adanya COVID-19 atau ada hal lain, saya memutuskan untuk mengantar jasa dari saya (produsen) diberikan kepada kurir untuk mengantarkan pada konsumen atau pemakai jasa, dikarenakan kita tidak tahu apakah ada hal yang bisa membuat orang tidak bisa keluar rumah padahal orang tersebut sedang membutuhkan jasa. Sekarang juga keadaan sudah menuntut harus sudah menggunakan teknologi dalam berbisnis. Jadi saya akan menyediakan jasa saya juga secara online, saya masukkan dalam aplikasi seperti Shopee, Blibli dan sejenis lainnya. Kalau saya lihat sekarang juga banyak pelajar atau mahasiswa yang membutuhkan jasa ketik untuk memenuhi tugasnya, ini bisa saya manfaatkan dan saya akan terbuka bebas kepada konsumen apakah jasa saya ingin didistribusikan secara langsung atau online.
Terpikir kembali apakah saya perlu melakukan promosi agar semakin banyak orang yang mengenal dan memakai jasa saya, saya memutuskan Ya dan dari 4 metode promosi itu saya memilih metode promosi Penjualan Perorangan, karena ada beberapa pertimbangan yang saya pikirkan. Dengan metode ini jika saya benar-benar bisa memberikan kepuasan dalam pemberian jasa saya pada konsumen, itu akan secara otomasis mempengaruhi konsumen yang satu untuk mengajak konsumen yang lain terpancing untuk memakai jasa saya. Karena tidak bisa dipungkiri manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari manusia lainnya, yang terus berfikir dan apabila ia suka akan memberitahu kepada yang lainnya seperti keluarga bahkan tetangga. Dengan cara ini, konsumen yang satu bisa mendatangkan banyak konsumen lainnya untuk memakai jasa fotokopi & ATK saya. Tentunya metode yang akan saya lakukan ini harus memperhatikan beberapa hal antaranya mengenali target pasar, setiap individu pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya, maka dari itu saya akan benar-benar fokus untuk bisa memahami karakteristik orang tersebut dan tentunya akan berakibat dalam cara pelayanannya yang berbeda juga. Kedua yaitu menjawab berbagai macam pertanyaan, saya akan mempersiapkan kira-kira jawaban apa yang akan ditanyakan oleh konsumen terkait usaha saya ini. Ketiga yaitu menindak lanjuti penjualan, setelah konsumen menggunakan jasa yang saya berikan, saya akan bertanya baik secara langsung atau bisa juga menggunakan sosial media, nanti akan saya buat website dan diberikan link evaluasi agar saya bisa tahu bagaimana penilaian para konsumen terhadap jasa saya.
Setelah saya selesai berkhayal tentang perencanan usaha, saya memikirkan kembali apakah untuk 5 tahun ke depan dimulai saat usaha saya berdiri akan mengalami penurunan jasa. Logika saya mengatakan Ya, karena yang namanya usaha akan seperti roda kehidupan yang selalu berputar pasti akan ada saatnya mengalami penurunan, lalu inovasi apa yang akan saya lakukan agar usaha saya tidak menurun, stabil saja lebih dari cukup bagi saya. Otak memaksa saya untuk berpikir lebih dalam lagi, kira-kira apa yang membuat usaha saya lebih berkembang lagi, saya putuskan untuk menambahkan warnet dalam usaha saya karena semakin kedepan nanti semakin memerlukan teknologi dan masih banyak pelajar yang saya lihat belum mempunyai laptop/komputer, walaupun mereka bisa menyerahkan tugasnya pada saya karena ada jasa ketik, tetapi mungkin mereka lebih percaya kalau mengerjakannya sendiri. Akan ada juga diskon yang saya berikan di setiap hari jumatnya dengan minimal belanja berapa rupiah nanti ditentukan, itu akan membuat orang tertarik mengunjungi toko saya. Lalu akan saya tambahkan juga WIFI/ internet gratis untuk orang yang mengunjungi toko saya sebagai penunjang, nanti akan saya buatkan tempat berkumpul atau istilahnya tongkrongan di depan toko, juga warung kecil-kecilan seperti minuman semacam es, teh, kopi dan makanan semacam mie, gorengan dan jajanan. Saya yakin dengan itu semua membuat usaha saya bangkit kembali dari keterpurukan.
Dibawah ini saya jelaskan dan gambarkan denah dari Toko Fotokopi & ATK yang saya gunakan untuk bisnis
Jadi untuk didepan toko saya sediakan fasilitas berupa parkiran dan warung kecil beserta tempat tongkrongan agar konsumen lebih tertarik. Lalu didalam toko ada berbagai tempat/kebutuhan yang terpisah antara lain tempat Fotokopi & ATK, tempat cetak foto, Warnet, dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti mushola dan WC. Disetiap tempatnya akan ada fasilitas yang berbeda-beda dan tentunya menarik untuk dilihat. Seperti pada tempat fotokopi & ATK, akan terpenuhi berbagai macam jenis ATK dan juga disitulah tempat untuk memfotokopi, tidak lupa disiapkan tempat tunggu. Pada tempat cetak foto dan jasa ketik akan saya lengkapi peralatan yang mendukung seperti komputer, printer dan tempat tunggu. Di warnet akan diberi peralatan yang biasanya memang diperlukan dan untuk tempatnya saya tidak memakai kursi, jadi saya sediakan karpet untuk duduk. Mushola dan WC itu sebagai fasilitas tambahan yang saya berikan karena yang saya lihat masih banyak tempat usaha yang belum menyediakan.
Malam sudah larut dan perlu beristirahat untuk kegiatan besok kembali. Sekian perencanaan dari usaha saya yaitu Toko Fotokopi dan ATK dengan versi saya sendiri, saya harapkan khayalan ini bisa terwujud karena saya sangat suka dengan usaha yang berkaitan dengan fotokopi & ATK ini.
Terimakasih juga saya ucapkan kepada Pak Dedi & Bu Dania selaku dosen yang telah mengajarkan saya tentang bisnis, membuat saya lebih paham apa yang harus dilakukan dalam berbisnis. Sekian dan terimakasih.
Comments
Post a Comment